M. Yusuf

Diabetes merupakan penyakit kronis dimana kadar gula dalam darah meningkat diatas normal (>200 mg/dl), umumnya diabetes ditandai munculnya gejala 3 P: polifagi (sering lapar), poliuri (sering kencing) dan polidipsi (sering haus). Disamping gejala umum diatas, ada beberapa tanda lain yaitu: pandangan kabur, jika ada luka sukar sembuh, sering merasa Lelah dan kesemutan atau mati rasa.

Diabetes ada beberapa tipe, yang paling umum diketahui yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2, meskipun ada tipe lain seperti diabetes gestasional. Diabetes tipe 1 disebabkan tubuh dalam hal ini Pankreas tidak bisa menghasilkan insulin, diabetes tipe 1 juga bisa terjadi karena penyakit autoimun (sistem imun menyerang sel pankreas yang menghasilkan insulin). Sedangkan diabetes tipe 2 terjadi ketika sel-sel tubuh menjadi resisten terhadap insulin atau ketika pankreas tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. 

Penderita diabetes harus bisa menjaga kadar gula agar stabil dan tidak terjadi lonjakan karena kondisi hiperglikemik (kelebihan kadar gula darah) dan hipoglikemik (kekurangan kadar gula darah) sama-sama berbahaya untuk penderita diabetes (syok). Selain menjaga pola makan yang baik, penderita diabetes harus rutin melakukan aktifitas fisik dan hidup lebih aktif dengan olahraga. Pilih kegiatan atau olahraga sesuai minat dan kemampuan serta konsultasikan dengan dokter sebelum melaksanakannya. Berikut beberapa olahraga yang disarankan untuk penderita diabetes:

 

Jalan Kaki

Olahraga yang murah dan bisa dilaksanakan di lingkungan sekitar kita, misalkan di jalan perumahan, taman alun-alun. Berjalan rutin bisa dilakukan selama 30 menit tiap hari sebanyak 5 kali dalam seminggu sambil menikmati udara pagi dan tegur sapa dengan tetangga. Jalan kaki rutin akan menstabilkan gula darah, tekanan darah juga akan turun dan menurunkan resiko obesitas. Disarankan agar tetap memakai alas kaki baik sepatu atau sandal yang nyaman untuk menghindari luka pada kaki.

 

Bersepeda

Bersepeda disarankan karena tidak memberikan tekanan yang berat pada persendian, penderita diabetes tipe 2 sering berhubungan dengan obesitas dan radang sendi. Jika malas keluar atau cuaca hujan atau panas bisa menggunakan sepeda statis di dalam rumah.

Berenang

Berenang bermanfaat untuk menjaga kebugaran, kekuatan otot dan melancarakan sistem peredaran darah penderita diabetes. Seluruh tubuh juga bergerak ketika melakukan renang, sehingga jantung dan paru-paru terlatih tanpa memberatkan persendian.

Aerobik dan zumba

Aerobik dan Zumba sedang popular di kalangan ibu-ibu dan remaja wanita karena menyenangkan, menjaga Indek Massa Tubuh (IMT) tetap normal dan bisa menurunkkan berat badan. Olahraga aerobik dan Zumba dapat membantu mengontrol kadar gula darah bagi penderita diabetes tipe 2. Olahraga aerobik dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yaitu kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin secara lebih efisien dalam menurunkan kadar gula darah.

Yoga dan Pilates

Yoga dan pilates dapat meningkatkan aktivitas otot sehingga dapat memperbaiki metabolisme sel otot dalam penyerapan glukosa. Gerakan yoga dapat membantu pankreas dan hati untuk berfungsi secara efektif, dalam mengatur kadar gula darah. Gerakan yang dilakukan adalah gerakan yoga yang bertujuan untuk merangsang fungsi kerja pankreas. Fungsi gerakan tersebut akan meningkatkan aliran darah ke pankreas dan meningkatkan kemampuan pankreas untuk memproduksi insulin (Safira,2018).

Angkat beban

Latihan angkat beban akan meningkatkan massa otot, menggunakan glukosa darah sehingga lebih terkontrol, membantu menurunkan kadar lemak tubuh dan indeks massa tubuh /Body Mass Index (BMI), yang pada akhirnya memperbaiki profil metabolik secara keseluruhan. Angkat beban juga akan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin.

Selain memperbaiki kadar gula darah, olahraga juga berdampak langsung pada sistem saraf, dengan olahraga akan mendorong peningkatan aliran darah ke jaringan saraf, mengurangi stres oksidatif, dan merangsang pertumbuhan kembali cabang-cabang saraf kecil, seperti di saraf-saraf di kaki.

Apabila anda ingin berkonsultasi dengan profesional terkait olahraga yang sesuai dengan minat dan kemampuan, anda bisa memanfaatkan layanan Klinik Spesialis Penyakit Dalam RS Radjiman Wediodiningrat Lawang. Pendaftaran online: https://daftar.rsjrw.id/  atau informasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor Wa 0822 2912 3385.

 

Referensi:

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hari Diabetes Sedunia. Jakarta: Kemenkes RI.

Rusila, Jihan., Widiono., Sutrisno. 2023. Pengaruh Senam Yoga Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di  Desa Karangasem Surakarta. Jurnal Multi Disiplin DEHASEN (MUDE). e-ISSN 2828-1799https://jurnal.unived.ac.id/index.php/mude/article/download/4003/3158

Safira, K. (2018).Buku Pintar Diabetes.Yogyakarta : Healthy

 

Sumber gambar: Freepik