Noerul Ikmar, S.KM

 

Momen lebaran telah tiba, tandanya sudah satu bulan penuh ibadah puasa kita jalani. Selama sebulan penuh, kita terbiasa bangun sebelum subuh untuk sahur dan berbuka puasa saat maghrib. Kebiasaan yang secara teratur dilakukan, akan mengubah gaya hidup serta pola makan sehari-hari. Kebiasaan baik yang seharusnya sangat menyehatkan menjadi berubah secara drastis saat lebaran. 

Lebaran identik dengan makanan tinggi lemak, gula dan kalori yang seringkali dikonsumsi secara berlebihan. Jika tidak dicermati tentu saja pola seperti ini akan sangat berpengaruh pada kesehatan, bahkan memicu munculnya penyakit. Perayaan lebaran di Indonesia biasanya ditemani menu tradisional yang penuh rempah dan kaya bumbu. Dari Opor Ayam, Rendang sampai sambal goreng ati, hampir semua menu lebaran ini tinggi lemak. Jika anda tidak mengontrol asupannya, kolesterol, asam urat, gula darah dan tekanan darah bisa naik. 

Banyak orang yang menjadikan momen lebaran sebagai peluang untuk 'membalas dendam' dengan mengonsumsi makanan dalam jumlah besar. Hidangan lebaran yang menggoda selera ini bisa jadi masalah bagi kesehatan jika tidak dikelola dengan bijak. Pola hidup sehat harus kembali diterapkan agar kesehatan kembali optimal.

Berikut adalah beberapa tips untuk tetap sehat pasca Lebaran dan memastikan tetap menikmati perayaan dengan sepenuhnya:

Pola Makan Yang Baik 

Mengatur pola makan yang sehat pasca lebaran perlu dilakukan agar terhindar dari penyakit. Mengonsumsi makanan bergizi sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan. Selain membatasi makanan lebaran yang kurang sehat, penting untuk mengonsumsi buah dan sayur. 

Kecukupan Air Minum 

Saat berpuasa, rata-rata waktu minum air putih saat sahur, buka puasa, dan setelah berbuka. Pasca lebaran, alangkah baiknya untuk memperbaiki kebiasaan minum dengan mengonsumsi 2-3 liter air putih setiap harinya. Batasi konsumsi minuman yang memiliki pemanis buatan atau gula.

Pola Tidur Berkualitas 

Kebiasaan tidur pasti berubah saat ibadah puasa, karena perlu bangun pagi untuk sahur. Dengan pola tidur yang tidak teratur dan berubah-ubah,tubuh lebih cepat merasa lelah pada siang hari dan cenderung tidur lebih larut. Pola tidur yang tidak teratur ini membuat tubuh lebih lemah dan rentan terhadap penyakit. Pasca lebaran adalah momen yang tepat untuk memperbaiki kebiasaan tidur dengan tidur 7-8 jam setiap hari.

Rutinitas Olahraga 

Penurunan aktivitas fisik saat puasa sangat wajar terjadi. Banyak orang menjadi enggan untuk berolahraga karena enggan menghabiskan tenaga. Begitu pula saat lebaran, orang-orang cenderung lebih suka makan dan enggan berolahraga. Jika kebiasaan buruk ini berlanjut, maka meningkatkan risiko obesitas dan dapat merusak kesehatan. Aktivitas fisik sebaiknya dilakukan secara konsisten 2-3 kali dalam seminggu. Untuk mengawali dapat dilakukan dengan latihan yang ringan terlebih dahulu

Medical Check-Up Berkala

Pemeriksaan kesehatan berkala krusial untuk mengidentifikasi penyakit sedini mungkin bahkan sebelum gejala muncul. Pemeriksaan kesehatan meningkatkan peluang kesembuhan, serta mencegah komplikasi berat. Pemeriksaan berkala ini mendukung pemantauan kesehatan, menekan biaya pengobatan jangka panjang khususnya penyakit kronis, dan mendorong pola hidup yang lebih baik. Pemeriksaan dianjurkan dilakukan setiap 1-2 tahun untuk orang dewasa yang sehat, atau lebih sering lagi bagi usia di atas 40 tahun.

Jenis pemeriksaan berkala yang dapat dilakukan setidaknya pengukuran tekanan darah, gula darah dan kolesterol. Dalam kondisi khusus, dapat meminta rekomendasi dokter untuk jenis pemeriksaan yang lebih tepat. Begitu juga dengan hasil pemeriksaan, akan lebih baik jika dikonsultasikan pada dokter. Pemahaman hasil pemeriksaan oleh dokter dapat menghindari perburukan kondisi melalui pengobatan yang sesuai.

 

Sumber Gambar:

https://www.freepik.com/free-vector/people-meeting-after-self-isolation_8488162.htm

Referensi:

Jin, Q., Liu, S., Zhang, Y., Ji, Y., Wu, J., Duan, H., ... & Huang, Y. (2025). Severe obesity, high inflammation, insulin resistance with risks of all-cause mortality and all-site cancers, and potential modification by healthy lifestyles. Scientific Reports, 15(1), 1472.

Makhamatov, U., Malikov, N., Pulatov, S., Yusupov, M., Ibragimov, U., Kenjayeva, K., & Umarov, S. (2026). A HEALTHY LIFESTYLE IS THE GUARANTEE OF HEALTH. Shokh Articles Library, 1(1).