Noerul Ikmar, S.KM
Perubahan dalam proses kehidupan wajar terjadi. Perubahan dapat berupa hal besar atau hal kecil. Naik turun kehidupan dapat dirasakan oleh semua orang dalam segala rentang usia. Perubahan yang terjadi memberikan efek yang berbeda untuk setiap orang. Ada yang biasa saja, mampu melewati dengan mudah adaptasi, atau kesulitan beradaptasi sehingga menyebabkan stres.
Stres merupakan ganguan emosional yang disebabkan oleh faktor luar sebagai pemicu kekacauan isi kepala yang dirasakan oleh seseorang. Perasaan umum tersebut dapat dialami oleh siapa saja selama proses kehidupan hanya saja dengan tingkatan dan karakteristik yang berbeda-beda. Setiap orang memiliki risiko atau kerentanan mengalami stres sehingga perlu untuk mewaspadai tanda-tanda stres yang berlebihan.
Apabila stres dirasa sangat mengganggu, maka diperlukan teknik-teknik untuk meregulasi stres. Teknik tersebut dapat dilakukan dengan memberdayakan diri sendiri untuk memperoleh ketenangan. Berikut ini ada beberapa tips yang mudah diaplikasikan ketika stres dirasa terlalu berat dan butuh perhatian.
1. Teknik pelukan kupu-kupu
Teknik ini dapat membantu mengurangi kecemasan ketika stres datang. Kita dapat memposisikan tangan senyaman kita lalu melakukan gerakan seperti memeluk diri sendiri dengan menyilangkan tangan di dada kita. Gerakan ini dilakukan dengan menutup mata, mengatur nafas dan menepuk-nepuk kecil bahu kita. Kita dapat melakukan gerakan ini selama 30 detik atau lebih sampai merasa lebih tenang. Namun yang perlu diingat bahwa teknik ini tidak dapat menggantikan terapi oleh psikolog atau psikiater, sehingga apabila terdapat kondisi yang amat berat tetap harus berkonsultasi ke tenaga kesehatan yang sesuai seperti psikolog atau psikiater.
2. Memijat ringan bagian tubuh yang terasa tidak nyaman
Memijat ringan bagian tubuh yang terjangkau dengan tangan dapat membantu otot-otot yang tegang menjadi rileks dan lemas. Kita dapat memijat bagian tubuh yang kiranya terasa tegang atau tidak nyaman misalnya tangan kiri dan kanan perlahan-lahan dari tangan, lengan atas sampai bahu. Kita dapat lakukan perlahan sampai badan terasa tenang dan stres dapat sedikit mereda sehingga mengurangi kecemasan.
3. Mendengarkan musik yang menenangkan
Musik merupakan salah satu hal termurah yang dapat kita manfaatkan untuk meredakan stres. Kita dapat memilih musik yang menenangkan atau yang menghibur untuk membantu kita tetap tenang. Kita dapat mencoba mendengarkan musik dengan posisi badan yang nyaman dapat dengan duduk bersandar atau rebahan.
4. Teknik pernafasan dalam
Teknik menarik dan membuang nafas dalam secara teratur dapat membantu mengurangi kecemasan saat stres. Bernapas dengan otot perut mampu membuat kita tenang dan membantu paru-paru mendapatkan lebih banyak lagi oksigen. Kita dapat metakkan kedua tangan di atas perut. Tarik napas dalam-dalam sebanyak lima kali. Hitung sampai lima setiap kali menarik dan mengembuskan napas. Tarik napas melalui hidung dan embuskan melalui mulut. Apabila dilakukan dengan teratur, teknik pernafasan dalam dapat menjaga ketenangan.
5. Belajar afirmasi diri yang positif
Kata-kata psoitif yang kita ucapkan pada diri kita, apabila kita yakini akan memberikan efek ketenangan sekaligus rasa percaya diri. Kedua hal tersebut akan mempengaruhi penerimaan yang positif terhadap diri kita sendiri. Kata-kata yang sederhana namun penuh makna, terlihat sepele tetapi punya andil yang besar dalam meregulasi emosi atau tingkat stres kita.
Sebagai manusia biasa, kita perlu diingatkan agar menyayangi diri kita sendiri. Kita perlu ingat bahwa stres adalah pengalaman yang manusiawi. Seiring waktu dan dengan beberapa teknik sederhana, stres pasti dapat diatasi. Jika kita merasa kesulitan mengelola stres, mungkin ini saatnya menemui psikolog atau psikiater. Mereka akan dapat merekomendasikan penanganan yang tepat, misalnya membantu mengelola stres serta memiliki kebiasaan yang positif bagi kesehatan mental. Jangan ragu mencari bantuan dari tenaga profesional apalagi jika stres sampai berdampak terhadap fungsi kita dalam kehidupan sehari-hari, berarti kita perlu mendapat bantuan sesegera mungkin agar kita dapat merasa lebih baik.
Sumber Gambar:
<a href="https://www.freepik.com/free-vector/flat-exhausted-woman-employee-with-high-stress-levels_24127367.htm#query=beat%20anxiety&position=13&from_view=search&track=ais">Image by redgreystock</a> on Freepik
Referensi:
Ramadhani, A., Sofia, L., Nisa, R., & Putri, H. A. (2023). Butterfly Hug Therapy in Leaving Self-Acceptance to Generation Z. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2).